HIPERMETROPIA ADALAH PDF

Cristin Handayani studies Amblyopia, Patofisiologi Hipermetropia, and Pendahuluan Hipermetropia. Bob Hintama studies Amblyopia, Patofisiologi Hipermetropia, and Pendahuluan Hipermetropia. BAB I LAPORAN KASUS A. IDENTITAS PASIEN Nama Umur Jenis Kelamin Alamat Status Menikah Tanggal Masuk Poli No. RM: Tn. UL:

Author: Goltisho Nizilkree
Country: Ghana
Language: English (Spanish)
Genre: Sex
Published (Last): 20 August 2009
Pages: 54
PDF File Size: 20.21 Mb
ePub File Size: 16.50 Mb
ISBN: 762-7-98175-555-5
Downloads: 39707
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Nikot

Thank you for interesting in our services. Far-sightednessalso known as hyperopia hipermdtropia, is a condition of the eye in which light is focused behind, instead of on, the retina.

Bila terlihat tanda ambliopia diberikan koreksi hipermetropia total. Esotropia atau juling ke dalam terjadi akibat pasien selamanya melakukan akomodasi.

Jurnal e-CliniC (eCl)

Penuntun Ilmu Penyakit Mata. Penyulit lain yang hipermetrkpia terjadi pada pasien dengan hipermetropia adalah esotropia dan glaukoma. ODS HipermetropiaDipertahankan karena pada pasien terdapat keluhan melihat jauh dan dekat kabur, disertai rasa pusing, mata cepat lelah, nrocos dan dapat dikoreksi dengan lensa sferis positif.

Please fill this form, we will try to respond as soon as possible. Retrieved 11 July Pada usia lanjut seluruh titik fokus akan berada di belakang retina karena berkurangnya daya akomodasi mata dan penglihatan akan berkurang. Bila diberikan kaca mata positif yang memberikan penglihatan normal maka otot akomodasinya akan mendapatkan hipermetopia.

  INTERNATIONAL RELATIONS SHIMKO PDF

Etiologi Gangguan akomodasi pada usia lanjut dapat terjadi akibat: Sehingga diperlukan penambahan lensa positif atau konveks dengan bertambahnya usia.

Bob Hintama –

Keluhan tersebut berupa sakit kepala, mata terasa pedas, dan tertekan. Hipermetropia manifest yang masih memakai tenaga akomodasi disebut sebagai hipermetropia fakultatif. Close objects appear blurry [2]. Hlpermetropia dysfunctionbinocular dysfunctionamblyopiastrabismus [3]. Hipermetropia laten hanya dapat diukur bila diberikan siklopegia. Kelainan ini terjadi pada mata normal berupa gangguan perubahan kencembungan lensa yang dapat berkurang akibat berkurangnya elastisitas lensa sehingga terjadi gangguan akomodasi.

Mata ambliopia sering menggulir ke arah temporal. Pasien dengan hipermetropia mendapat kesukaran untuk melihat dekat akibat sukarnya berakomodasi. Pada kelainan refraksi terjadi ketidakseimbangan sistem optik pada mata sehingga menghasilkan bayangan kabur. Akibat terus-menerus berakomodasi, maka bola mata bersama-sama melakukan konvergensi dan mata akan sering terlihat mempunyai kedudukan esotropia atau juling ke dalam.

Dacryoadenitis Epiphora Dacryocystitis Xerophthalmia. The signs and asalah of far-sightedness are blurry vision, adalqhand eye strain. Alat – Snellen chart – Kartu baca dekat – Satu set lensa coba – Bingkai percobaan8 a. Hipermetropia laten hanya dapat diukur bila 3 diberikan siklopegia.

Disorders of ocular muscles, binocular movement, accommodation and refraction. D ICD – Kelainan ini terjadi pada mata normal berupa gangguan perubahan kencembungan lensa yang dapat berkurang akibat berkurangnya elastisitas lensa sehingga terjadi gangguan akomodasi. Cataract Congenital cataract Childhood cataract Aphakia Ectopia lentis.

  KENMORE MANUALS PDF

Eyeglassescontact lensessurgery [2]. National Library of Medicine. Hipermetropia laten sehari-hari diatasi pasien dengan akomodasi terus-menerus, terutama bila pasien masih muda dan daya akomodasinya masih kuat.

Keluhan tersebut berupasakit kepala, mata terasa pedas dan tertekan. Size px x x x x Retrieved from ” https: Pada usia lanjut dengan hipermetropia, terjadi pengurangan kemampuan untuk berakomodasi pada saat melihat dekat ataupun jauh. Hipermetropia ini terdiri atas hipermetropia absolut ditambah dengan hipermetropia maksimal.

Latar Belakang sosial-ekonomi-demografi-lingkungan keluarga a. Tidak diperiksa Anggota gerak: Keadaan ini disebut astenopia akomodatif.

Hipermetropi Dan Presbiopi

Makin tua seseorang akan terjadi kelemahan akomodasi sehingga hipermetropia laten menjadi hipermetropia fakultatif dan kemudian menjadi hipermetropia absolut. Mata dengan hipermetropia memerlukan lensa cembung atau konveks untuk mematah sinar lebih kuat ke dalam mata.

Dan perkembangan ilmu pengetahuan saat ini menyediakan modalitas terapi pembedahan untuk penatalaksanaan kelainan-kelainan refraksi. Pasien juga sering mengeluh pusing setelah membaca dalam waktu yang lama. Far-sightedness without top and with lens correction bottom.

Selain itu pasien juga merasa mata cepat lelah saat membaca, dan terkadang disertai nrocos. Pengobatan Untuk memperbaiki kelainan refraksi adalah dengan mengubah sistem pembiasan dalam mata.